Historisitas dalam Bingkai Sastra

Ajun Nimbara, Mahasiswa Ilmu Sastra di Universitas Gadjah Mada. Menulis cerpen, esai, resensi, dan puisi. Tulisannya pernah dimuat di beberapa media seperti Radar Malang, Koran Madura, basabasi.co, detik.co, cendananews.com, dll. Cerpen-cerpennya tergabung dalam antologi Secangkir Kontradiksi (2015), Orang-orang dalam Menggelar Upacara (2015), dan Tubuh Buyut (2018), dan Rumah dan Waktu (2019).
Ajun Nimbara
Latest posts by Ajun Nimbara (see all)

“Mengapa banyak orang begitu percaya pada sastra? Orang mencari-cari dan memburu-buru karya seorang penulis. Orang bersedia  menjalani hukuman-hukuman dan siksaan-siksaan untuk novel yang ditulisnya. Sudah…

Selengkapnya Historisitas dalam Bingkai Sastra

Marsialapari

Risen Dhawuh Abdullah, mahasiswa jurusan Sastra Indonesia di Universitas Ahmad Dahlan. Menulis puisi dan cerpen. Karyanya tersiar di berbagai media cetak maupun daring. Buku antologi cerpen pertamanya: Aku Memakan Pohon Mangga. Berdomisili di Bantul dan bergiat di komunitas belajar sastra Jejak Imaji.
Latest posts by Risen Dhawuh Abdullah (see all)

Abet menuang kolak pisang menggunakan sendok sayur dari mangkuk besar ke dalam gelas yang dipegangnya. Hari belum pantas dikatakan siang, tapi juga sudah terlalu jauh…

Selengkapnya Marsialapari

Bahasa untuk Anak

R. Ari Nugroho, tinggal di Yogyakarta. Alumnus PBSI Universitas Ahmad Dahlan dan Pascasarjana Ilmu Sastra Universitas Gadjah Mada. Bergiat di Komunitas Sastra Jejak Imaji dan penerbit Jejak Pustaka.
R. Ari Nugroho
Latest posts by R. Ari Nugroho (see all)

Setiap calon orangtua tentu ingin melakukan yang terbaik sebelum dan sesudah kelahiran anaknya. Misalnya, memastikan ibu hamil mendapatkan asupan makanan yang sehat, tidak boleh kecapekan,…

Selengkapnya Bahasa untuk Anak