Peran Komite Sekolah dalam Penguatan Mutu Pendidikan

Komite Sekolah berperan memberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan, mendukung penyelenggaraan pendidikan, mengontrol, mediator antara pemerintah dan masyarakat. Komite Sekolah juga berfungsi mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap pendidikan bermutu, melakukan kerja sama dengan masyarakat, menampung dan menganalisis aspirasi, masukan, mendorong orang tua murid dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan, hingga menggalang dana masyarakat dan melakukan evaluasi.

            Mutu pendidikan di Indonesia kini menjadi perhatian luas berbagai kalangan. Tuntutan terhadap peningkatan mutu pendidikan semakin meningkat. Untuk menyesuaikan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, persaingan global yang semakin ketat, kesadaran masyarakat akan pendidikan yang bermutu semakin tinggi.

            Tujuan dibentuknya Komite Sekolah ialah menyalurkan aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan operasional dan program pendidikan, meningkatkan tanggung jawab dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan.

            Mutu dalam konteks pendidikan mengacu pada proses pendidikan dan hasil pendidikan. Hasil pendidikan mengacu pada prestasi yang dicapai oleh sekolah pada tiap kurun waktu tertentu. Dapat berupa hasil tes kemampuan akademis atau bidang lain seperti olahraga, seni, keterampilan bahkan prestasi dapat berupa kondisi yang tidak dipegang (intangible), seperti suasana disiplin, keakraban, saling menghormati, dan kebersihan.

            Mutu pendidikan terdiri dari komponen seperti kepemimpinan yang berorientasi pada mutu pimpinan, Implikasi manajemen dan produktivitas organisasi secara partisipatif, pendidikan dan pelatihan, struktur pendukung, komunikasi yang efektif, serta apresiasi positif.

            Menurut Kepmendiknas No. 044/ U/2002 Komite Sekolah berperan mewadahi masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efisiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra-sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekolah. Andi Teja Sukmana, S.Pd., M.Pd., penulis buku Efektivitas Komite Sekolah terbitan Jejak Pustaka menilai efektivitas Komite Sekolah mengisi peran pemberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan. Kedua, badan pendukung baik berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan. Tiga, sebagai badan pengontrol dalam transparansi, akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan. Empat, sebagai mediator antara pemerintah dengan masyarakat di satuan pendidikan.

Ilustrasi: Pratomo Bangun

Jemi Batin Tikal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *