Merangkul Rindu dalam Cerita

Menurut Edgar Allan Poe dalam Burhan Nurgiyantoro (2002). Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira-kira selama 30 menit hingga 2 jam. Ciri-ciri cerpen menurut Lubis (dalam Tarigan, 1985:177), di antaranya adalah sebagai cerita pendek harus berisi interpretasi pengarang tentang konsepsinya mengenai kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung. harus memiliki seorang yang harus menjadi pelaku atau tokoh utama. Cerpen harus mempunyai satu efek atau kesan yang menarik.

Dalam buku Merangkul Rindu karya siswa SMA Takhassus Wonosobo tersaji tiga puluh satu cerpen. Cerpen-cerpen yang ada berkisah tentang dunia para pengarangnya yang masih remaja. Tema kehidupan remaja beserta segala macam kisah yang sering dialami oleh remaja pada umunya disebut teenlit adalah singkatan dari teen literature. Penggunaan bahasanya pun disesuaikan dengan karakter remaja, yang biasa disebut bahasa gaul. Ceritanya bertema ringan dan meliputi kehidupan remaja seperti tema seputar agama yang tak lepas dari latar sekolah tempat mereka menimba ilmu, pendidikan, rasa rindu dan intrik di dalam keluarga, lika-liku dunia persahabatan, dan suka duka dunia percintaan.

Cinta itu perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Terkadang cinta itu membuat semua orang bahagia, sengsara, atau bahkan cinta bisa membuat seseorang menjadi tak berdaya. Setiap orang pasti punya rasa cinta, tapi tak setiap orang dapat merasakan cinta. Setiap orang pernah bercinta tapi tak setiap orang mampu mengecap bahagianya cinta. Penggalan cerpen yang cocok dijadikan quote para pejuang cinta tersebut diambil dari cerpen karya Fitis’atil Chusna berjudul Siapakah Dia?.

Denny Rachmayati, S.Pd., guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah tersebut sangat mengapresiasi terciptanya buku Merangkul Rindu dan ide-ide kreatif siswa. Terciptanya buku ini memberikan dampak positif dan ruang untuk berbagi cerita melalui tulisan. Menurut Denny kemampuan  menulis siswa/siswi sangat luar biasa, tetapi pengembangan ide dalam menulis belum terbentuk dengan baik. Ia berharap dengan langkah awal menulis cerpen, para siswa dapat mengembangkan ide tulisan-tulisan selanjutnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *